240 Rumah Tersapu Puting Beliung di Serang, 1 Tewas Tersambar Petir

oleh

Angin puting beliung disertai hujan dan petir di Cikande, Kabupaten Serang merusak total 240 rumah. Selain itu, 1 orang meninggal dunia akibat tersambar petir.

Berdasarkan data dari Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Serang, cuaca ekstrim terjadi pada Kamis (16/11) kemarin pukul 15.00 WIB. Dua kampung terdampak masing-masing-masing di kampung Cibeureum dan Pabuaran.

Di Pabuaran, rumah warga yang terdampak rusak ringan sebanyak 138 rumah, rusak sedang 10 rumah, dan rusak berat sebanyak 7 rumah. Adapun total keluarga yang terdampak sebanyak 93 kepala keluarga.

Di Cibeureum, puting beliung juga menghancurkan 1 rumah rusak berat dan 84 rumah rusak ringan. Jumlah total kerusakan akibat puting beliung ini adalah sebanyak 240 rumah.

Sementara itu, cuaca ekstrim ini juga mengakibatkan 1 orang meninggal dunia atas nama Hendra (10) akibat tersambar petir. Mendiang warga Cemplang, Jawilan yang saat hujan lebat sedang bermain bola di tengah lapangan bersama-temannya.

“Korban sedang bermain bola saat hujan turun dan hendak pulang, dalam perjalanan tiba-tiba petir menyambar tubuhnya dan seketika korban meninggal dunia ditempat kejadian,” kata operator Pusdalops BPBD Serang Syahadatullah dalam keterangannya, Kota Serang, Banten, Jumat (17/11/2017).

Akibat puting beliung di kampung Pabuaran, rumah pasangan Mamat (62) dan Aminah (50) bahkan sampai rata dengan tanah. Saat kejadian, keduanya di dalam rumah dan sempat tertimpa bangunan rumah yang terbuat hanya dari bilik dan kayu.

Baca juga: Disapu Puting Beliung, 5 Rumah di Serang Luluh Lantak

Untungnya, kedua pasangan suami istri ini selamat dari reruntuhan rumah semi permanen tersebut. Keduanya bahkan sempat dilarikan ke puskesmas terdekat.

“Ibu di dalam sama saya, masih hujan deras, gelap lagi. Saya ketimpa lemari sama genting,” kata Mamat kepada wartawan.

(Detik.com)