Banyak Orang Tenggelam Di Danau Bekas Tambang, BPBD Pertanyakan Perizinannya

by

Kasi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Budi Aksomo resah dengan banyaknya danau bekas lahan tambang di wilayah Kabupaten Bogor.

Pasalnya, menurut Budi laham bekas tambang kerap membentuk danau-danau yang berbahaya bagi masyarakat.

“Di bekas-bekas tambang itu sering terjadi orang tenggelam, itu sering sekali terjadi, kemaren di Situsari Cileungsi, Rumpin juga pernah, kan,” ungkap Budi kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (9/11/2017).

Budi pun mempertanyakan perizinan para penambang ketika masa penambangan usai.

Karena menurut pantauannya, setelah penambangan berhenti beroperasi, banyak lahan bekas tambang ditinggalkan begitu saja oleh pihak penambang.

“Soalnya gini ya, bekas tambang saya gak tahu aturannya bagaimana, setelah tambang itu selesai, ada reklamasi lagi, ditutup lagi atau enggak itu perjanjiannya dalam perizinan,” ujar Budi.

Budi mengatakan bahwa ketika lahan bekas tambang menjadi danau, lokasi lahan tersebut menjadi tempat main bahkan jadi tempat memancing.

Dimana hal itu, lanjut Budi sangat berbahaya bagi masyarakat seperti peristiwa orang tenggelam yang sudah sering terjadi.

“Kalo tambang itu sudah habis masa izinnya itu perlu ditutup lagi gak ?, kalo enggak ya seperti ini membentuk danau-danau akhirnya dipake maen orang-orang, dipake mancing, sering terjadi kecelakaan,” pungkasnya.

(TRIBUNNEWSBOGOR)