Hujan Lebat Melanda Kabupaten Bogor, Dua Mobil Terseret Banjir

by

Hujan dan angun kencang yang melanda Kabupaten Bogor, Sabtu (11/11/17) membuat sejumlah kawasan terendam banjir. Salah satunya di kawasan industri Cileungsi dan Gunung Putri.

Banjir membuat tembok pembatas milik PT Pratama Plastindo Utama (PPU) ambruk, sehingga luapan air masuk ke Perumahan Limus Pratama blok L RT12/RW06, Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi.

Dari informasi yang dihimpun kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 19:15. Saat itu, aliran air yang masuk keperumahan berhasil menyeret dua mobil milik warga perumahan terseret sejauh tujuh meter.

“Angin dan hujan kencang buat tembok pembatas ambrol, sampai air selokan milik pabrik disini masuk ke pemukiman warga seperti banjir bandang, dua mobil pun ikut terseret hingga 7 meter,” ujar salah satu warga Perumahan Limus Pratama,Al Hafiz yang rumah tak jauh dari lokasi ambruk tembok.

Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. Hanya saja warga masih was-was atas kejadian tersebut. Menurut Hafiz banjir kali ini yang terparah dari pada yang sudah-sudah.

Sementara, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dramaga Bogor, Budi Suhendi memprediksi hujan ekstrim akan berlanjut hingga bulan Februari 2018 mendatang.

Menurut dia, hujan lebat akan terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Bogor, khususnya paling lebat ada di empat kecamatan antara lain Cileungsi, Gunung Putri , Nanggung, Leuwiliang, dan Pemijahan. “Keempat daerah itu masuk katagori area dengan hujan sangat lebat,” tukasnya.

(POJOKJABAR.com)