Jabar Tetapkan Status Siaga Banjir di 27 Kota/Kabupaten

oleh

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menetapkan status siaga darurat bencana banjir dan tanah longsor di 27 kabupaten/kota terhitung sejak tanggai 1 November 2017 sampai 31 Mei 2018.

“Masa berlakunya dapat diperpanjang atau diperpendek sesuai kebutuhan penanganan darurat bencana di lapangan,” kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) dalam siaran persnya, Rabu (15/11).

Aher menuturkan, penetapan status siaga banjir dan tanah longsor didasarkan informasi prakiraan musim hujan tahun 2017/2018. Provinsi Jawa Barat dari BMKG serta prakiraan wilayah potensi gerakan tanah di Provinsi Jawa Barat pada Oktober 2017. Dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan dan Geologi (PVMBG).

“Bahwa untuk menindaklanjuti hasil rapat koordinasi Badan Penaggulangan Bencana (BPBD) Provinsi Jawa Barat dan Baden Penanggulangan Bencana Daerah/Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Maka perlu menetapkan status siaga darurat bencana banjir dan bencana tanah longsor di Provinsi Jawa Barat,” kata dia.

Adapun kabupaten/kota yang ditetapkan status siaga banjir dan tanah longsor di antaranya:

Kabupaten

  1. Bandung
  2. Bandung Barat
  3. Bekasi
  4. Bogor
  5. Ciamis
  6. Cianjur
  7. Cirebon
  8. Garut
  9. Indramayu
  10. Karawang
  11. Kuningan
  12. Majalengka
  13. Pangandaran
  14. Purwakarta
  15. Subang
  16. Sukabumi
  17. Sumedang
  18. Tasikmalaya

Kotamadya

  1. Kota Bandung
  2. Kota Banjar

 

(Beritasatu)