Puncak Diprediksi Masih Jadi Tujuan Utama Wisatawan

oleh

Pemerintah daerah dan aparat penegak hukum mempersiapkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas kendaraan selama musim liburan Natal dan pergantian tahun kali ini. Mereka memprediksi kawasan Puncak masih menjadi tujuan utama masyarakat merayakan pergantian tahun kali ini.

Petugas dijadwalkan menutup arus lalu lintas ke kawasan Puncak selama 12 jam mulai pukul 18.00 pada 31 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018 pukul 6.00. “Yang bisa ke atas (melaju di Jalur Puncak) hanya sepeda motor,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polisi Resor Bogor, Hasby Ristama sebelum gelar pasukan di halaman markasnya, Jumat 22 Desember 2017.

Meski diperbolehkan, Hasby mengimbau para pengendara sepeda motor tetap menjaga ketertiban lalu lintas. Ia mengimbau mereka melaju di dalam lajur yang seharusnya, tidak melebihi batas lajur jalan karena bisa mengganggu pengguna jalan dari arah sebaliknya bahkan menimbulkan kecelakaan.

Walau melakukan berbagai rekayasa lalu lintas, Hasby memprediksi kepadatan kendaraan tetap terjadi seperti tahun-tahun sebelumnya. Peningkatan jumlah kendaraan setiap momen pergantian tahun di Jalur Puncak mencapai 30-50 persen atau menncapai lebih dari 35 ribu unit.

Dalam gelar pasukan diungkapkan persiapan petugas gabungan untuk mengamankan perayaan natal dan pergantian tahun kali ini. Selain mengerahkan seluruh pasukan, petugas mempersiapkan pos pengamanan di 17 lokasi strategis di Kabupaten Bogor. Pos tersebut ditempatkan di sejumlah gereja, lokasi wisata dan titik-titik kemacetan maupun konsentrasi massa.

Petugas gabungan akan mulai meningkatkan operasionalnya pada Minggu 24 Desember 2017, tepat sehari sebelum Natal 2017. Adapun fokus petugas pada pergantian tahun menurut Hasby lebih ke pengamanan arus lalu lintas. “Untuk personel lalu lintas yang diturunkan mencapai 200 personel ditambah personel dari seluruh Polsek,” katanya.

Sterilkan jalur

Persiapan serupa dilakukan oleh jajaran Kepolisian Resor Kota Bogor dalam gelar pasukan di Markas Polisi Kedunghalang Kota Bogor, Jumat pagi. Kepala Polresta Bogor Ulung Sampurna Jaya mengaku memfokuskan pengamanan untuk mengantisipasi aksi teror pada pelaksanaan Natal dan pergantian tahun.

“Saat Natal kita antisipasi mulai dari perencanaan, sterilisasi, pelaksanaan dan pengakhiran,” kata Ulung seusai gelar pasukan. Upaya tersebut menurutnya akan diteruskan dan ditingkatkan hingga pelaksanaan pergantian tahun terutama di jalur lalu lintas utama yang dilewati masyarakat dan wisatawan.

Pengamanan jalur di wilayah Kota Bogor yang mengarah ke Jalur Puncak sekaligus membantu jajaran Polres Bogor. Jumlah personel yang dikerahkan selama musim liburan kali ini mencapai hampir 1.500 orang gabungan dari berbagai instansi terkait. Seluruh personel disebar ke tujuh pos pengamanan dan satu pos terpadu di sekitar Terminal Baranangsiang.

Secara khusus, jajaran kepolisian setempat bertugas mensterilkan jalur di sekitar Istana Kepresidenan Bogor dan Kebun Raya dari kegiatan masyarakat pada saat Natal maupun tahun baru. “Silakan bagi masyarakat yang mau menyelenggarakan kegiatan kita alihkan di luar SSA (jalur satu arah sekitar Istana),” katanya menegaskan.

Selain menggelar persiapan pengamanan, petugas kepolisian juga melakukan operasi rutin untuk menjaga ketertiban umum seperti razia kendaraan, minuman beralkohol hingga petasan. Petugas juga akan membatasi penggunaan kembang api saat momentum pergantian tahun nanti untuk mencegah bencana kebakaran dan gangguan ketertiban lainnya.

(PR).