Gerakan Peduli Petani Bawang Merah HA IPB Beli 2 Ton Bawang Merah

oleh

Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan gerakan peduli petani bawang merah. Dengan cara membeli bawang merah dari petani Brebes, Jawa Tengah sebanyak 2 ton.

Ketua Bidang Pendampingan dan Pemberdayaan Petani Petrus Budiharto mengatakan harga bawang merah saat ini dikalangan petani sedang turum .

“Bawang karena harga di petani hanya sekitar Rp2-3 ribu, sedangkan di pasaran harganya capai Rp30 ribu per kilo,” kata Petrus kepada pojokjabar, disela-sela penyerahan Bawang merah dari PETA NUSA ke HA IPB Bogor, di Gedung Alumni Bogor, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Kamis (04/01/2018) pagi.

Sejumlah bawaran merah dari petani bawang asal Brebes ketika sampai di Gedung Alumni IPB, Bogor.

Sejumlah bawaran merah dari petani bawang asal Brebes ketika sampai di Gedung Alumni IPB, Bogor.

Selain itu koorporasi yang hanya punya prinsip economic animal, pemerintah dan pembuat kebijakan kelabakan karena realita di lapangan bawang yang hanya berharga Rp2.000 – Rp5.000 per kg, tapi di konsumen sampai Rp30.000 per kg.

“Hari ini perlahan-lahan harga bergerak naik. Yang kering biasanya Rp 7.000-Rp 8.000 sudah bergerak ke Rp 11.000-Rp 12.000. Target kita di minimal Rp 15.000/kg, sehingga petani masih punya margin,” lanjut Petrus.

Ketua HA IPB, Fathan Kamil berfoto bersama para alumni IPB usai menerima bawang merah dari Petani Bawang.

Ketua HA IPB, Fathan Kamil berfoto bersama para alumni IPB usai menerima bawang merah dari Petani Bawang.

Efek positifnya dari gerakan ini, gudang-gudang koorporasi beras yang biasanya beli bawang basah Rp2.500/kg kini langsung naik ke Rp6.000-Rp 7.000 per kg.  Kini harga bawang sampai di Gedung Alumni IPB Bogor untuk grade A Rp 20.000/kg, dan grade B Rp 18.000/kg.

“Harga ini belum termasuk ongkos kirim ke masing-masing pemesan, dan minimal pembelian sebanyak 5 kg,” ucapanya.

Sementara itu, kebanyakan para Alumni IPB dari angkatan 20 membeli bawang dari mulai 10-15 Kg.

“Kalau saya pribadi sih awal 10 terus saya nambah 5 kilogram jadi 15 kilogram,” kata Petrus.

 

(POJOKJABAR)