DEWAN MINTA PEMKAB SERIUS TANGANI SAMPAH

oleh

Bicara soal sampah mungkin tidak ada habisnya. Selain dipandang tidak sedap, keberadaan sampah akan mendatangkan berbagai macam penyakit serta menjadi penyebab banjir di mana-mana, apalagi di musim penghujan seperti saat ini.

Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, belum memiliki alat berat, hal itu terjadi di TPA Galuga Kecamatan Cibungbulang. Sudah hampir satu pekan truk-truk sampah setiap hari harus antri untuk buang ke tempat pembuangan akhir sampah di TPA Galuga.

Salah satu kernet truk sampah Imam mengungkapkan, untuk buang sampah di TPA Galuga harus menunggu antrian panjang, karena akibat adanya alat berat milik Kabupaten Bogor, yang sudah lama mengalami kerusakan.

“Kalau alat beratnya lancar. Ya, buang juga lancar, tapi kalau alat beratnya rusak. Ngantri, paling saya buang kemalaman,” keluhnya kepada Metropolitan, kemarin.

Sementara itu Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Egi Ghunandi Whibawa, mengatakan pemerintah harus segera mengatasi soal sampah di TPA Galuga. Sampah persoalan yang cukup penting jangan lambat mengatasinya.

“Pemerintah kan bukan pada posisi penyewa, tapi kita bicara pemerintah sebagai pihak yang bertanggung jawab memberikan solusi untuk warganya,” ujar Egi saat diminta tanggapanya.

Kabid Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Bogor, Atis Tardiana saat di konfirmasi mengaku antrian truk-truk sampah yang buang ke TPA Galuga terjadi, karena alat yang bekerja cuma dua unit yaitu satu dhozer dan satu exavator.

“Kan ada waktu untuk tender dan test alat yang baru, bisa dipakai langsung nanti. Mudah-mudahann besok sudah bisa datang satu dhozer dan satu exavator tambahan alat berat. Alat baru akan kita tender lewat e-catalog, butuh waktu 60 hari untuk pengadaannya,” ujarnya.

(Metropolitan.id)