RY Tanggapi Keluhan Masalah Kesehatan Warga Tenjolaya Pada Acara Rebo Keliling (Boling)
December 1 2011 oleh admin
Kategori Bogor Barat Terkini, Kecamatan, Kesehatan, Pemerintah, Sosial Budaya
Saat melaksanakan program kegiatan Rebo Keliling (Boling) di desa Tapos II, Kecamatan Tenjolaya, Rabu (23/11). Dalam sesi dialog, salah seorang warga mengeluh kepada Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY), mengenai pelayanan rumah sakit yang belum maksimal.
“Kami warga Tenjolaya merasa pelayanan rumah sakit masih berbelit-belit,” ungkap salah seorang warga. Menanggapi hal tersebut, RY menanggapinya dengan akan membuat Pukesmas di Kecamatan Tenjolaya dapat dijadikan Puskesmas dengan fasilitas rawat inap.
“Saya akan menjadikan Puskesmas di Kecamatan Tenjolaya ini memiliki fasilitas rawat inap, sehingga warga Tenjolaya nantinya tidak akan kesulitan untuk mendapatkan fasilitas rawat inap,” kata RY. Ia juga menambahkan agar para petugas medis tetap melayani warga dengan baik. “Walaupun menggunakan kartu jaminan kesehatan, saya minta para petugas medis tetap melayani warga yang berobat dengan baik tanpa membeda-bedakannya,” ujarnya.
Selain masalah kesehatan, Camat Tenjolaya, Haris Wijaya, menyampaikan keluhan warga mengenai belum adanya bangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di wilayah Tenjolaya. “Warga Tenjolaya meminta agar dibangun SMA Negeri di wilayah Tenjolaya ini,” ujar Haris. RY pun menyatakan akan segera merealisasikan keinginan warga tersebut, “Karena masalah pendidikan ini sangatlah penting, maka keinginan warga Tenjolaya akan segera saya realisasikan,” ujar RY. Dalam kegiatan Boling kali ini, RY juga meresmikan tiga pembangunan hasil dari Program Nasional Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) Tahun 2011. Pembangunan yang pertama yaitu, pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di Desa Tapos II, Kecamatan Tenjolaya. Pembangunan yang kedua, yaitu pembangunan jembatan di desa Jagabaya, Kecamatan Parung Panjang. Pembangunan ketiga, yaitu pembangunan RKB di SMP Al-Jihad, Desa Gunung Malang Kecamatan Tenjolaya. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh RY.Selain itu, RY juga menyerahkan piagam penghargaan Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) dari PNPM-MP terbaik se-Kabupaten Bogor, dimana tim UPK Kecamatan Tenjolaya merupakan tim terbaik kedua se-Kabupaten Bogor. RY berharap agar proyek PNPM-MP di Kabupaten Bogor dapat semakin lebih baik lagi, “Saya berharap proyek PNPM-MP di Kabupaten Bogor dapat berjalan semakin lebih baik lagi,” harapnya. Kecamatan Tenjolaya merupakan pemekaran dari Kecamatan Ciampea, hal tersebut berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 3 Tahun 2003, tentang pembentukan Kecamatan. Kecamatan Tenjolaya memiliki luas wilayah 2.617 ha yang terdiri dari 7 Desa, yaitu Desa Cinangneng, Cibitung Tengah, Tapos II, Tapos I, Gunung Malang, Gunungmulya, dan Setudaun. Mata pencaharian warga Tenjolaya sebagian besar bekerja sebagai petani dan buruh tani. Demikian press Releas Humas dan Protokol Setda Kab Bogor.
Sumber :bogorkab.go.id
Empat Cara Mudah Menghindari Flu
November 8 2011 oleh admin
Kategori Bogor Barat Terkini, Kesehatan, Sosial Budaya
Influenza biasanya dikenal dengan sebutan flu, yang merupakan sebuah penyakit yang bisa diatasi dengan mudah.Meski begitu, ketika mengalami flu, orang biasanya merasa sangat menderita. Mulai dari batuk, kedinginan,demam, mual dan bahkan muntah.
Sebenarnya, ada cara mudah yang bisa anda ikuti sehingga anda tak akan dengan mudah terserang flu.Lakukanlah empat hal dibawah ini seperti dikutip dari health.com.
Lebih banyak berada di luar
berada di luar dan menghirup udara segar merupakan cara termudah untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. hal itu juga sangat baik untuk kesehatan psikologis kita yang bisa mengurangi tingkat stress.Faktanya, tingkat stress yang tinggi dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh.
Relaksasi
Selalu sempatkan waktu untuk berelaksasi. Nikmati minum teh, menyiram tanaman atau melakukan hal lain yang membuat pikiran anda menjadi lebih tenang dan terhindar dari stress.
“Stress meningkatkan risiko terkena flu, karena hal itu menghalangi tubuh untuk memproduksi molekul cytokine,” kata Ather Ali, Assistant head of Complementary/Alternative Medicine Research dari the Yale-Griffin Prevention Research Center.
Fungsi molekul ini memicu penyakit itu bereaksi terhadap sistem kekebalan tubuh. lebih jauh, selama menghadapi stress anda bisanya akan mengalami masalah tidur ,pola makan tidak teratur dan pengabaian akan kesehatan.
Selalu mencuci tangan
Tangan anda merupakan sarang virus dan bakteri. Sehingga pastikanlah setelah setelah beranjak ke kamar mandi atau keluar rumah, anda mencuci tangan dengan sabun. Jangan lupa untuk mengeringkannya segera, Ingat, bakteri akan dengan mudah menyebar di suhu yang lembab ketimbang suhu yang kering.
Tidur yang cukup
Kekurangan tidur dapat secara kontinyu menghambat kemampuan dari sistem kekebalan tubuh. Faktanya sebuah penelitian yang dilakukan oleh sebuah tim dari Universitas Carnegie Mellon di tahun 2009 menemukan bahwa , seseorang yang tidur kurang dari tujuh jam sehari, memiliki resiko terserang flu yang mencapai tiga kali lebih tinggi ketimbang yang memiliki tidur cukup.
sumber : antaranews.com
Banyak Hewan Kurban Belum Diperiksa
November 5 2011 oleh admin
Kategori Bogor Barat Terkini, Kesehatan, Sosial Budaya
Tiga hari menjelang hari raya Idul Adha, ribuan hewan kurban yang dijual di pinggir jalan di Kota Bogor belum diperiksa dan dipastikan kesehatan serta kelayakannya. Dinas Pertanian Kota Bogor sendiri mengklaim telah menerjunkan ratusan petugas untuk memeriksa hewan kurban yang dijual di Kota Bogor sejak beberapa hari yang lalu. Hanya saja, Dinas Pertanian lebih fokus pada pemeriksaan hewan kurban saat akan disembelih di lokasi penyembelihan.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kota Bogor, Robert Hasibuan, Kamis (3/11) mengatakan laporan yang diterima pihaknya menyebutkan baru sekitar 1.500 hewan kurban yang diperiksa dan dipastikan kelayakan dan kesehatannya. Padahal, diperkirakan ada sekitar 13.000 hewan kurban yang masuk ke Kota Bogor selama musim kurban.
Menurut Robert, pihaknya telah menyediakan bursa hewan kurban di Pusat Penelitian dan Pengambangan Ternak (Puslitbangnak) yang ada di Jl. Pajajaran yang terjamin kesehatan dan kelayakannya.
Pihaknya mengimbau agar masyarakat membeli di bursa tersebut agar terjamin. Meski demikian, pihaknya memastikan sekitar 90 persen hewan kurban yang dijual di sepanjang jalan utama (protokol) Kota Bogor telah diperiksa kesehatan dan kelayakannya.
Dikatakan Robert, karena masih banyak hewan kurban yang belum diperiksa, pihaknya meminta kepada masyarakat agar jeli dan cerdas memilih hewan kurban. Pemeriksaan terhadap hewan kurban yang dijual di pinggir-pinggir jalan, ujar Robert sebagian besar hanya memenuhi permintaan pedagang hewan yang ingin diperiksa dan mendapatkan surat keterangan sehat untuk hewan kurbannya. (A-155/A-88)***
sumber:pikiran-rakyat.com
57 Desa di Tasikmalaya Sulit Dijangkau Imunisasi
November 2 2011 oleh admin
Kategori Berita, Berita Jawa Barat, Bogor Barat Terkini, Kesehatan
57 Desa di 39 Kecamatan, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, sulit dijangkau imunisasi campak dan polio karena letak geografis serta infrastruktur jalan yang tidak memadai.
“Dari 351 Desa yang ada di Kabupaten Tasikmalaya, ada 57 desa yang sulit dijangkau karena letak geografisnya memang sangat jauh,” kata Kepala Bidang Penanggulangan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan, Kabupaten Tasikmalaya, Dadan Hamdani kepada wartawan, Senin.
Sejak dimulainya program sebulan imunisasi polio dan campak secara massal mulai 18 Oktober masih ada anak yang tinggal di pelosok daerah belum ikut serta dalam program imunisasi massal.
Meskipun lokasinya sulit ditempuh petugas kesehatan yang diterjunkan dalam program imunisasi massal tersebut, kata Dadan.
Apabila masih ada orang tua yang tidak membawa anaknya untuk diimunisasi di tempat yang sudah ditetapkan seperti Posyandu terdekat.
“Kita akan terus berupaya agar program ini dapat berjalan sesuai target, apabila masih ada anak yang belum di imunisasi kita akan jemput bola dengan mendatangi target sasaran,” katanya.
Ia berharap program imunisasi campak dan polio di Kabupaten Tasikmalaya dengan sasaran 154.831 anak dapat berjalan sesuai harapan agar anak-anak tidak mudah terserang penyakit.(*)
sumber : antaranews.com
Flu Babi, Gejala dan Pencegahan
May 20 2009 oleh admin
Kategori Bogor Barat Terkini, Kesehatan, Sosial Budaya
Flu babi (swine flu) telah menewaskan puluhan orang di Meksiko. Bahkan warga di beberapa negara bagian di Amerika Serikat juga terinfeksi penyakit yang mematikan itu. Kontan saja, wabah flu babi itu menggemparkan dunia, tak terkecuali Indonesia. Bahkan pemerintah Indonesia mengalokasikan dana senilai Rp 40 miliar untuk penanggulangan virus H1N1 tersebut.
Flu babi adalah penyakit pada saluran napas hewan babi yang diakibatkan virus influenza tipe A dan sering menimbulkan wabah pada hewan babi. Umumnya manusia tidak mengalami flu babi, walaupun mungkin saja tertular. Yang pasti, flu babi mudah menular dan telah terjadi penularan antar manusia. Namun belum diketahui seberapa mudah virus dapat menular antar manusia.
Penderita flu babi memiliki gejala-gelaja seperti sakit tenggorokan, badan pegal, sakit kepala. Sebagian penderita dapat mengalami diare dan muntah. Pada masa lalu, pernah dilaporkan penderita flu babi mengalami pneumonia dan gagal napas, hingga menimbulkan kematian. Tanda bahaya pada anak-anak, yaitu napas cepat atau sulit bernapas, kulit tampak pucat, membiru, minum sedikit, sering tertidur, tidak dapat berinteraksi dengan sekitar, mudah marah, anak tidak mau digendong, dan demam dengan rash. Sementara tanda bahaya pada orang dewasa meliputi sulit bernapas/napas pendek/ tersengal-sengal, nyeri atau rasa seperti tertekan pada dada/perut, pusing mendadak dan rasa tidak nyaman di kepala (confusion), serta muntah-muntah.
Pencegahan yang pertama dan terpenting adalah dengan mencuci tangan. Berusaha pertahankan kesehatan, cukup istirahat, olahraga, kelola stres, cukup minum, makan makanan bergizi. Usahakan tidak memegang benda-benda yang mungkin tercemar virus flu serta hindari kontak erat dengan orang yang terlihat sakit.
Selanjutnya, langkah pencegahan yang dapat dilakukan sehari-hari untuk melindungi diri, yaitu tutup hidung dan mulut saat bersin atau batuk, cuci tangan dengan air mengalir dan sabun terutama setelah bersin dan batuk, hindari menyentuk tangan, hidung dan mulut, dan hindari berhubungan erat dengan orang yang sedang sakit.
Sampai saat ini belum ada vaksin untuk manusia yang tersedia untuk mencegah penularan flu babi. Lantas apakah ada obat flu babi? Obat yang direkomendasikan adalah oseltamivir (tamiflu) baik untuk pengobatan maupun pencegahan. Untuk pengobatan, obat antivirus akan bekerja optimal jika diberikan dua hari sejak muncul gejala.
Apakah flu babi menular lewat makanan? flu babi tidak ditularkan lewat makanan. Orang tidak dapat tertular flu babi akibat mengonsumsi babi. Produk babi yang dimasak sempurna aman dikonsumsi.
Menyikapi merebaknya wabah flu babi di Meksiko dan Amerika Serikat, Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah melakukan langkah antisipasi. Diantaranya mewaspadai semua kasus dengan gejala mirip influenza (influenza like illness/ILI) dan segera menelusuri riwayat kontak dengan babi. Langkah selanjutnya yaitu meningkatkan kegiatan surveilans terhadap ILI dan pneumonia serta melaporkan kasus dengan kecurigaan ke arah swine flu kepada Posko KLB Direktorat Jenderal P2-PL Depkes RI.
Dinkes DKI juga memantau perkembangan kasus secara terus menerus, meningkatkan koordinasi dengan lintas program dan lintas sektor serta menyebarluaskan informasi ke Suku Dinas Kesehatan di lima kota administrasi dan kabupaten, rumah sakit, dan puskesmas kecamatan dan kelurahan. Selain itu, mengingatkan masyarakat agar menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat seperti selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas, melakukan penyuluhan kepada masyarakat. Terakhir, menyediakan tamiflu di puskesmas, sudin kesehatan, dan dinas.
(berita jakarta)
Anggur Sembuhkan Tekanan Darah Rendah
May 17 2009 oleh admin
Kategori Bogor Barat Terkini, Kesehatan, Sosial Budaya
Buah anggur terbukti dapat menyembuhkan tekanan darah rendah dan membantu fungsi hati dalam percobaan yang dilakukan oleh peneliti asal Amerika Serikat, baru-baru ini.
Penemuan tersebut diterbitkan dalam Journal of Gerontology Biological Science mungkin dapat membantu orang-orang dengan tekanan darah rendah.
“Penemuan tersebut dapat mendukung teori yang mengatakan kurangnya mengkonsumsi buah anggur dapat berakibat langsung pada resiko penyakit jantung. Sebelumnya kita mengetahui untuk menghindari tekanan darah rendah harus mengkonsumsi sayur dan buah-buahan,” ujar peneliti Cardioprotection Laboratory di Universitas Michigan dalam sebuah pernyataan.
Pada sebuah studi yang disponsori sebagian produsen buah anggur di California, Seymour dan para peneliti lain mencoba efek dari buah anggur pada tikus dengan memberi makanan tinggi kadar garam.
Sebagian dari tikus memakan makanan yang berisi bubuk berwarna merah, hijau dan bubuk anggur dan makanan rendah garam. Bubuk tersebut berisi nutrisi berupa anggur segar sesuai yang diizinkan ilmuwan untuk diberikan pada tikus
Setelah 18 minggu, tikus memakan makanan berisi bubuk anggur tidak mengalami tekanan darah, fungsi hati bekerja dengan baik, mengurangi peradangan pada tubuh sementara itu, terdapat sedikit tanda kerusakan otot hati pada tikus yang memakan makanan asin tapi tidak dengan bubuk anggur.
“Tidak dapat dipungkiri masalah hipertensi dan kegagalan fungsi hati dapat diubah degan menambahkan bubuk anggur pada makanan yang tinggi kadar garam,” kata ketua tim peneliti Universitas Michigan Dr. Steven Bolling.
Bolling mengatakan, dia berpikir flavonoids, semacam rantai kimia yang terdapat dalam buah anggur, teh hijau, kakao dan tomat dapat memberikan efek terhadap tekanan darah. Flavonoids telah ditunjukan dalam sebuah studi terhadap kesehatan hati.
Produsen makanan sekarang terlihat ingin menunjukan manfaat terhadap kesehatan dari setiap produk yang mereka tawarkan.
Paling tidak manusia harus mengkonsumsi 15 buah anggur dalam sehari untuk menyembuhkan tekanan darah dan menstabilkan fungsi hati. Konon tekanan darah yang disela dengan hipertensi dapat mengakibatkan serangan jantung, gagal fungsi hati, stroke dan gagal ginjal. (Republika)
Awas, Laki-laki Tak Bersunat Berisiko Kanker Penis!
May 16 2009 oleh admin
Kategori Kesehatan, Sosial Budaya
AKARTA, KOMPAS.com — Sunat dikatakan dapat membantu mengurangi risiko seperti penyakit menular seksual. Namun ternyata tak hanya itu. Sunat juga mengurangi risiko terkena kanker penis. Dengan kata lain, para pria yang tidak sunat berisiko terkena kanker penis.
Demikian diungkap Urolog Rumah Sakit Pusat Kanker Dharmais Jakarta Dr Rachmat B Santoso saat dihubungi melalui telepon, Jumat (15/5). “Penyebabnya adalah infeksi kronis pada orang yang tidak cirkumsisi (sunat),” kata Rachmat. Laki-laki yang juga berisiko adalah mereka yang pernah menderita herpes genitalis.
Persoalan utamanya adalah tidak higienisnya alat kelamin laki-laki karena kepalanya tidak terbuka. Kebersihan daerah di bawah kulit depan glans penis tidak terjamin kalau tidak sunat.
Gejala yang dijumpai pada orang yang kena kanker penis adalah adanya luka pada penis, luka terbuka pada penis, dan merasa nyeri pada penis bahkan terjadi pendarahan dari penis. Biasanya ini terjadi pada stadium lanjut. Ciri lain adalah tampak luka yang menyerupai jerawat atau kutil pada penis.
Pengobatan kanker penis bervariasi, tergantung kepada lokasi dan beratnya tumor. Cara pertama adalah penektomi atau pemotongan, bisa sebagian bisa juga total. Rachmat mengilustrasikan, jika panjang penis 10 sentimeter dan yang terkena kanker hanya ujung penisnya maka yang panjang penis yang dipotong 2-3 sentimeter. “Tapi, jika yang kena kanker tiga perempat panjang penis, apa boleh buat penisnya harus dipotong habis,” katanya. Cara yang lain bisa berupa kemoterapi dan terapi penyinaran.
Rachmat mengingatkan, penyakit ini tidak boleh dianggap remeh oleh para lelaki. Menurut alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini, kanker penis banyak menyerang usia produktif, 30 tahun sampai 50 tahun.
Meski tidak banyak menyerang pria, dalam setahun hanya ada 2-3 orang yang datang ke RS Dharmais, Anda, para pria harus hati-hati. “Tidak signifikan memang, tetapi sangat mengganggu integritas karena menyangkut kelaki-lakian seseorang,” pungkasnya.
Soal Izin, Tanya Dinkes
May 16 2009 oleh admin
Kategori Bogor Barat Terkini, Kesehatan, Sosial Budaya
Tenjolaya – Bupati Bogor H Rachmat Yasin enggan menjelaskan terkait keberadaan RSUD Leuwiliang yang belum mengantongi izin operasional. Sebab, izin operasional sudah masuk pada persoalan teknis dan menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.
“Masa ada rumah sakit belum ada izin, yang benar saja. Izin operasional ya belum, karena itu kan belum menjadi rumah sakit. Soal kapan akan ada izin operasional, tanya kepada Kepala Dinas Kesehatan. Bupati jangan berbicara terlalu teknis,” kata Rachmat Yasin pada saat berkunjung ke Desa Pasarean Kecamatan Pamijahan pada beberapa waktu lalu seraya menambahkan bahwa pendirian Rumah Sakit itu ada sarat-saratnya. Diantaranya ada sarat oprasional dan sarat pendirian.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Drg Tri Wahyu Harini mengatakan, bangunan RSUD Leuwiliang statusnya belum menjadi rumah sakit. Karena keberadaan RSUD Leuwiliang ini masih dikatakan sebagai rumah sakit persiapan.
Namun ia juga mengakui, dalam nomenklatur Rumah Sakit, tidak ada istilah Rumah Sakit persiapan.
“Ini kan dalam rangka melahirkan Rumah Sakit. Jadi ya, tidak bisa segala sesuatu itu langsung jadi begitu saja, melaui proses. Artinya itu belum dikatakan rumah Sakit, masih dalam proses rumah sakit persiapan. Memang dalam nomenklatur itu tidak ada Rumah Sakit persiapan. Tapi kita dalam rangka menuju ke sana,” kata Drg. Tri Wahyu Harini kepada Jurnal Bogor.
Tri Wahyu mengatakan, terkait RSUD Leuwiliang belum memiliki Amdal, berdasarkan aturan lingkungan hidup, Rumah Sakit itu tidak perlu amdal. Cukup dengan UKL UPL. “Kalau kita mau membangun kita mempunyai perencanaan, termasuk didalamnya UPL dan UKL. Jadi masyarakat, tidak perlu resah karena semuanya sudah tertangani oleh yang ahlinya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebuah rumah sakit, akan dikatakan nomenklaturnya rumah sakit, kalau memenuhi tiga hal. Fisik bangunannya sudah sesuai dengan apa yang seharusnya ada di Rumah Sakit. Peralatannya, kemudian SDM dan manajemennya. Ada direktur dan sebagainya.
Nanang Hidayat www.jurnalbogor.com
KANKER OTOT, Rawan Menyerang Anak-anak
April 24 2009 oleh admin
Kategori Bogor Barat Terkini, Kesehatan
KANKER tak hanya menyerang orang dewasa, anak-anak pun bisa terkena. Salah satu kanker yang paling sering menyerang mereka adalah kanker otot.
Dengan suara yang lantang, Sonia Rahayu asyik menyanyikan lagu Laskar Pelangi. Bocah berusia 11 tahun tersebut terlihat begitu bersemangat. Di balik keceriaannya, Sonia memendam rasa sakit dalam tubuhnya.
Dua tahun lalu, dokter memvonis bocah asal Pandeglang, Jawa Barat, tersebut mengidap kanker otot. Mungkin sedikit sekali orang yang tahu mengenai kanker otot. Karena kanker ini memang tidak begitu sering menimpa.
Hal tersebut juga dikatakan Ketua III Pendidikan & Penyuluhan Yayasan Kanker Indonesia Dr Sumarjati Arjoso,SKM. ”Angka kejadian kanker otot di Indonesia adalah 5 sampai dengan 9% dari semua kanker pada anak yang ada,”ujarnya. Kanker otot yang dalam istilah kedokterannya disebut dengan rabdomyosarkoma.Kanker ini dapat menyerang otot di mana saja. Pada anak biasanya di daerah kepala, leher, kandung kemih, prostat, dan vagina.
”Kanker otot adalah sejenis penyakit tumor ganas yang menyerang otot-otot yang disebut rhabdomyosarkoma,” ucap dokter ahli bedah onkologi Rumah Sakit Dharmais Dr. Denni Joko Purwanto Sp.B(K)Onk. Gejala yang mengawali penyakit ini berbeda-beda, tergantung letaknya.Pada rongga mata,dapat menyebabkan mata menonjol keluar,benjolan di mata.
Di telinga menyebabkan nyeri atau keluarnya darah dari lubang telinga. Di saluran kemih menyebabkan gangguan berkemih. Jika mengenai otot lurik anggota gerak, menimbulkan pembengkakan.”Gejala klinis tergantung lokasi kanker tersebut tumbuh,”ucap dokter yang juga praktik di Rumah Sakit Omni Alam Sutera,Tangerang.
Denni mengatakan, keluhan utama yang sering timbul adalah benjolan yang umumnya tidak nyeri dan jika sudah lanjut tentu berhubungan dengan keluhan penekanan pada jaringan sekitarnya. ”Semua usia bisa terserang penyakit ini,” ucap dokter lulusan Universitas Indonesia ini.
Akan tetapi, rhabdomyosarkoma merupakan jenis sarcoma jaringan lunak yang sering ditemukan pada anak (SJLA) yaitu ± 60% pada SJLA di bawah 5 tahun dan ± 23 % pada anak 15-20 tahun, serta ditemukan sedikit lebih tinggi pada anak laki-laki. Mantan Kepala Divisi Hematologi FKUI/ RSCM Prof.Dr. Djajadiman Gatot SpA(K), juga mengatakan hal yang sama.
Dia menyebutkan, kanker otot ini memang banyak menyerang usia balita. Walaupun belum diketahui secara pasti, mungkin saja hal tersebut terjadi karena aktivitas balita yang meningkat sehingga ada gangguan pada ototnya.
”Mungkin karena memang dasarnya sudah ada kanker otot,ditambah dengan aktivitas yang meningkat, maka tercetuslah kanker otot pada anak tersebut,” ujar dokter kelahiran Jakarta,11 Agustus 1944 ini. Begitu pula pada saat usia remaja. Kanker otot ini juga banyak terjadi.
Djajadiman menuturkan, mengapa umur balita dan remaja karena pada masa itulah pertumbuhan tulang cepat yang juga diperkirakan adanya perkembangan otot yang juga cepat. Sama seperti penyebab kanker lainnya, dr Denni menjelaskan, menurut data epidemiologi, kanker otot juga belum diketahui secara pasti penyebabnya.
”Kanker merupakan penyakit kronis yang dapat dikontrol dengan pengobatan yang baik.Modalitas utama adalah operasi dilanjutkan dengan ajuvan kemoterapi dan radioterapi,” tutur dr Denni yang praktik di Rumah Sakit Karya Bakti,Bogor. Pengobatan operasi merupakan modalitas utama.
Operasi pada anak dan orang tua pun sama tekniknya. Jika kanker ini menyerang anggota gerak, haruslah dengan tindakan limb sparring operation yaitu menyelamatkan fungsi ogan tersebut. Untung saja dunia medis begitu agresif mencari cara mengobati penyakit ini.Seperti penemuan alat-alat diagnostik baru seperti CT Scaning, MRI bahkan PET Scaning banyak membantu dalam hal diagnostik juga peran diagnostik histopatologi.
Lebih lanjut dr Denni menuturkan, teknik operasi kemajuan kemoterapi, radioterapi juga banyak mengalami kemajuan. Bahkan, kini kemajuan biomolecular targeting therapy sedang dikembangkan.
”Kanker tentu bisa mengalami kekambuhan maupun metastasis jauh.Oleh karena itu,kontrol rutin merupakan salah satu upaya pencegahannya,” paparnya. Karena penyebab pasti penyakit ini belum diketahui,hal-hal untuk menghindari penyakit ini, pencegahan yang harus dilakukan adalah dengan menghilangkan faktor-faktor risikonya.
”Hindari bahan kimia,pola hidup sehat,dan seimbang adalah kunci terhindar dari penyakit ini,” pesan dokter yang pernah melakukan penelitian tentang Biomolecular & Research Cancer,di Tokyo Medical Dental University, Jepang, tahun 2008.(inggrid namirazswara)
( sindo)
Pria Stres Ngaku Caleg Mengamuk- Pasien RSMM Akibat Pileg Bertambah
April 22 2009 oleh admin
Kategori Bogor Barat Terkini, Kesehatan, Sosial Budaya
BOGOR - Seorang pria yang bernama Agus M Muslim terpaksa dibawa petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor ke Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (RSMM) Bogor, kemarin. Pria stres itu sering menyebut dirinya sebagai caleg dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Dia sempat mengamuk di sekitar Perumahan Bojong Depok Baru di Jalan Raya Pemda Cibinong sambil melempari batu ke arah warga. Warga setempat beranggapan Agus merupakan caleg yang stres. Pria itu selalu menuturkan perolehan suaranya hanya dua.
“Agus selalu menyebut dirinya berasal dari partainya Tifatul Sembiring (PKS, red). Dia pun berteriak karena perolehan suaranya minim,” ujar warga setempat Jayadi kepada Radar Bogor.
Tindakan Agus membahayakan, sehingga warga di Perumahan Bojong Depok Baru menghubungi Satpol PP untuk diamankan. Setelah diamankan, Agus sempat dibawa ke Mapolres Bogor lalu dibawa ke RSMM.
Namun, setibanya di RSMM, Agus yang diborgol memberontak kawalan petugas Satpol PP. ”Tifatul kenapa suara lu nggak dikasih ke gue,” teriak Agus. Teriakan itu terdengar gaduh dan mengganggu orang yang sedang diperiksa di rumah sakit tersebut.
Benarkah pria bernama Agus M Muslim itu merupakan caleg PKS Kabupaten Bogor? Ketua DPD PKS Kabupaten Bogor Ade Dodo yang dikonfirmasi Radar Bogor membantahnya.
Ade mengatakan, isu itu sengaja disebarluaskan dari orang yang tidak bertanggung jawab untuk menjatuhkan nama baik PKS. “Kami sudah pernah mendengar isu tersebut. Pemilu 2004 isu seperti itu muncul ke permukaan untuk menjatuhkan nama baik PKS. Kami tidak akan terpancing dengan isu murahan seperti ini,” tegasnya.
Ade menantang untuk memeriksa ulang data nama caleg yang terdaftar dalam surat suara DPRD Kabupaten Bogor, DPRD Provinsi Jawa Barat dan DPR RI. ”Saya pastikan tidak ada nama caleg PKS yang bernama Agus M Muslim,” ujarnya.
Ade mengatakan, isu ini sudah tersebar, mulai dari Bekasi hingga daerah lain di Jawa Barat. “Tidak mungkin kejadiannya tadi pagi, selisih beberapa jam, rekan-rekan dari Bekasi sudah telepon, menanyakan kebenarannya,” katanya.
Sementara itu, Humas RSMM dr Abdul Farid Patuti yang ditemui Radar Bogor di Instalasi Gawat Darurat Jiwa menjelaskan, kemungkinan besar pasien mengalami psykotic akut yang disebabkan ketahanan psikologis lemah karena kekecewaan yang mendalam. “Karena sudah kehilangan nilai sosialnya maka orang seperti Agus harus dirawat. Untuk pertolongan pertama, kami bius agar tenang,” papar Farid.
Setelah menjalani pemeriksaan, Agus akan dipindahkan ke ruang khusus agar penanganannya lebih maksimal. Masuknya Agus ke RSMM makin menambah jumlah pasien akibat Pemilu Legislatif 2009 hingga menjadi sembilan orang.
“Sebelum Pileg tercatat lima orang masuk ke sini dan pascanya sudah empat orang, termasuk Agus,” terang Farid.
Sembilan pasien itu tidak semuanya caleg karena di antaranya ada yang sebagai tim sukses atau simpatisan partai tertentu. “Dari sembilan orang itu kondisi Agus yang paling parah dan sisanya hanya menderita gangguan jiwa ringan. Mereka bisa berobat jalan saja,” tandasnya. (roy/pkl21/miq)
















