Warga Diminta Tak Berlebihan Berbelanja

oleh

pasarbogorMenjelang Ramadhan, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Bogor, perlahan-lahan mulai merangkak naik. Melonjaknya harga tersebut selain dampak dari musim kemarau yang melanda wilayah-wilayah penghasil, juga meningkatkanya permintaan, karena memasuki Ramadhan, tingkat konsumsi masyarakat naik dua kali lipat dibandingkan bulan-bulan biasa. “Harga biasanya akan kembali normal setelah memasuki puasa,” kata Kepala Dinas UKM Koperasi Perdagangan dan Industri Udin Syamsudin,  kemarin.
Untuk menjaga harga agar tetap stabil, Udin meminta, warga tidak memborong bahan kebutuhan pokok, karena menurut dia tindakan seperti itu, justru akan menjadikan harga semakin naik. “Yang normal-normal saja, tak perlu berlebihan puasa itu intinya pengendalian diri,”ujarnya. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Udin mengatakan, harga kebutuhan pokok, misalnya gula pasir, telor dan terigu serta berbagai jenis daging akan kembali naik sekitar 10 hari menjelang hari raya. ” Namanya harga itu biasanya dipengaruhi oleh supply dan demand. Permintaan melonjak, sementara persedian atau suplai kurang, kenaikan harga tidak terelakan, begitu pula sebaliknya, ketika permintaan turun, suplai bertambah harga juga akan turun,” jelasnya.
Meski demikian, Udin menjamin persedian sembilan kebutuhan pokok untuk warga Kabupaten Bogor, menyambut Idul Fitri hingga Natal dan Tahun Baru cukup. “Tak usah khawatir, pasokan bahan sembako tidak akan kurang,” katanya. Amirullah (43), pedagang cabai di Pasar Cibinong mengatakan, harga kebutuhan pokok yang diperkirakan terus melonjak adalah harga cabai. Namun untuk saat ini harga cabai masih bertahan di kisaran Rp 12.000/kilogram.
“Harga cabai memang stangnan dan tidak menentu dipasar untuk saat ini, yang jelas pasti akan terus naik kalau pun turun belum begitu rendah,” katanya. Hal senada juga diungkapkan oleh Acum (30) pedagang sayuran di pasar keliling, menurutnya, harga sejumlah bahan pokok akan melonjak menjelang bulan Ramadhan yang diperkirakan jatuh pada 21 Agustus 2009.
“Sudah menjadi kebiasaan semua harga bahan pokok akan meningkat menjelang puasa Ramadhan, apalagi sebelum puasa ada hari Munggahan (hari pemotongan hewan menjelang puasa Ramadhan) semua masyarakat Kabupaten Bogor bisa dipastikan memadati pasar untuk memenuhi kebutuhan mereka,” kata Acum.(sumber bogorkab.com)