Polisi Kumandangkan Zikir, Pedemo Pungut Sampah

oleh
Polisi Kumandangkan Zikir, Pedemo Pungut Sampah

Pemandangan berbeda muncul di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (30/3/2012). Sekitar 200 polisi mengumandangkan zikir di hadapan pedemo yang menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Berada di dalam halaman Gedung Sate, anggota Brimob Polda Jabar dan Dalmas Polrestabes Bandung secara bersama membaca zikir sambil posisi duduk sila. Posisi mereka membentuk barisan 10 saf. Di tengah-tegah terlihat Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso ikut bergabung.

Melalui pengeras suara, zikir itu terdengar khidmat. Sedangkan dalam waktu bersamaan, seratusan orang dari Gema Keadilan Kota Bandung turut duduk di jalan raya atau depan Gedung Sate.

Usai zikir selama 15 menit itu. Pedemo yang sedari tadi duduk pun beranjak dan memungut sampah-sampah berserakan di sekitar lokasi aksi unjuk rasa. Aksi pedemo ini dibalas tepuk tangan anggota polisi lainnya yang turut mengamankan demonstrasi.

“Memang ini (zikir) bukan SOP. Tapi kami sebagai petugas tetap bekerja yang diimbangi dengan doa. Kami bekerja dengan hati yang tenang dan lembut. Bukan bekrja mengamankan demo dengan menggunakan otot,” ucap Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso.

Abdul menegaskan, dengan zikir berharap para pedemo bisa menyampaikan aspirasinya secara sopan. “Juga tidak bertindak anarkis. Harapan semua pihak Kota Bandung tetap kondusif,” tutup Abdul.

Hingga pukul 16.00 WIB, aksi demonstrasi bubar. Sementara arus lalu lintas di Jalan Diponegoro kembali normal.
sumber :bandung.detik.com