Hari ini Rusunawa Sadangserang Bandung mulai Ditempati

oleh

Rusunawa Sadangserang yang menjadi tempat relokasi untuk warga bantaran Sungai Cikapundung, Kota Bandung, Jawa Barat. Mulai Kamis 17 September 2015, Pemerintah Kota Bandung meminta warga menempati rusunawa yang memiliki 92 unit itu.

“Hari ini Kamis, Rusunawa ini sudah mulai diisi sama penghuni. Ada 4 lantai dan setiap lantainya ada 24 unit,” ujar Imam selaku mandor pengerjaan Rusunawa Sadangserang, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/9/2015).

Menurut Imam, 39 kepala keluarga (KK) dari bantaran Cikapundung mendapat jatah di rusunawa itu. Sisanya ditempati warga lain. Dalam satu unit Rusunawa itu yang memiliki ukuran 6×4 meter, terdapat satu ruang tamu, satu kamar tidur, satu kamar mandi dan dapur.

Sementara itu, diakui Imam saat ini proses finalisasi tinggal 20 persen yaitu untuk pengecetan, pembuatan taman anak-anak dan taman terapis yang ditargetkan harus selesai pekan depan.

“Tinggal itu aja sih, kalau yang lainnya sudah siap termasuk air bersih dan listrik. Tinggal kita bersihin juga tiap lantainya supaya tidak terlalu berdebu juga karena khawatir ada anak-anak yang lari-lari kan masih licin keramiknya,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Imam, warga yang akan menghuni Rusunawa itu sudah melakukan pengundian untuk unit yang akan ditinggal pada Kamis, 10 September. “Semuanya sudah terisi, pengundian Kamis kemarin,” ucapnya.

Imam pun optimis pekan depan semua fasilitas penunjang di Rusunawa itu bisa beres sesuai yang ditargetkan oleh Pemkot Bandung. Selain itu, terkait dengan proses izin Rusunawa itu, petugas dari Kementrian Pekerjaan Umum (Kemen PU) sampai saat ini belum bisa dihubungi untuk dimintai konfirmasi.

Hasil pantauan Metrotvnews.com di lokasi, masih tedapat sejumlah pekerja sedang melakukan pengecatan bagian luar Rusunawa itu. Sedangkan pekerja lainnya menyelesaikan pembangunan taman di lantai dasar yang terdapat juga beberapa ruangan yang akan digunakan untuk keperluan lainnya seperti untuk petugas keamanan, ruang pertemuan dan kamar mandi umum. (metrotvnews.com)