Muspida Bogor Masih Razia Sandal Berlafadz Allah

oleh

Meski sandal mirip berlafaz Allah sudah ditarik dan tak lagi diproduksi oleh PT Pradipta Perkasa Makmur di Gresik, Jawa Timur, namun tak membuat Muspida Kota Bogor masih terus melakukan razia cari sandal yang meresahkan masyarakat tersebut.

Puluhan aparat gabungan Polres Bogor Kota dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat menyisir sejumlah toko, mall dan pasar tradisional untuk mencari sandal yang bikin geger tersebut, Kamis (15/10).

Namun hingga sore, aparat gabungan tak menemukan satu pasang sandal pun sandal merk Glacio tersebut. Sejak Rabu hingga Kamis sore petugas menyisir sejumlah distributor sandal dan sepatu di Pasar Anyar, sejumlah toko di Pasar Jambu Dua, pusat pertokoan sandal dan sepatu di sepanjang Jl. Raya Tajur hingga sejumlah pusat perbelanjaan.

“Tapi tak satu pasang pun ditemukan sandal yang bikin geger tersebut. Mesi demikian kita akan terus mencari sandal itu sampai benar-benar tak ada yang menjual” ujar Kepala Disperindag Kota Bogor, Bambang Budiarto.

Pemilik Toko Resah

Razia petugas gabungan ini membuat sejumlah pedagang dan pemilik toko resah dan bingung. Sejak muculnya berita yang bikin heboh itu sejumlah pedagang mengaku terpakasa memeriksa kembali semua stok sandal yang akan mereka jual.

”Muncul berita sandal yang bermuatan SARA itu membuat kami bingung dan resak, makanya sejak kemarin kami memeriksa semua sandal yang akan dijual. Alhamdulillah tidak ditemukan,” kanta Zafar, pemilik toko di Pasar Anyar.

(Poskota)