Pasca Kebakaran, Santri Harus Lebih Waspada

oleh

Kebakaran yang menghanguskan sepuluh unit ruang asrama santri putra Pondok Pesantren (Ponpes) Darunnajah di Kampung Cipining, Desa Argapura, Kecamatan Cigudeg, Minggu (26/11) lalu, menjadi pelajaran penting.

Meski penyebabnya sepele, tapi bisa menjadi masalah besar. Hal ini pun jadi peringatan bagi para santri di ponpes tersebut. ”Kebakaran ini karena keteledoran dari hal kecil. Sehingga para santri jangan sampai mengulanginya karena merugikan banyak pihak,” ujar Kanit Sabhara Polsek Cigudeg Ipda Suyadi kepada Radar Bogor.

Sementara itu, usai kebakaran, puing-puing bangunan dievakuasi para santri bersama unsur Muspika Cigudeg. ”Selain memberi imbauan, kami juga membantu membersihkan sisa kebakaran,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, sepuluh unit ruangan Ponpes Darunnajah terbakar hebat. Berdasarkan data yang dihimpun Radar Bogor, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.15 WIB itu bersumber dari salah satu kamar santri kelas IV SD.

Diketahui, ia bermain api hingga akhirnya terjadi kebakaran. Lima kamar santri yang dihuni 96 orang pun ikut terbakar. Api bahkan merambat ke empat kamar ustaz dan satu ruang staf klinik

(Radar Bogor)