Gas 3 Kg Mulai Langka di Daerah Pelosok Kabupaten Bogor

oleh

Kelangkaan gas elpiji ukuran tiga kilogram tidak saja terjadi di daerah perkotaan. Raibnya gas untuk warga miskin itupun, terjadi hingga pelosok pedesaan yang ada di wilayah barat Kabupaten Bogor.

Salah satunya di Kecamatan Leuwiliang. Sudah dua hari, warga kesulitan mendapatkan Si Melon.

“Susah dapatnya di sini. Pangkalan gas dan warung-warung kosong semua,” keluh warga RT 01/02, Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang Hamiyati (48)

Kelangkaan tersebut, menurut Hamiyati, baru pertama kali terjadi di desanya. Biasanya hal tersebut jarang terjadi. “Karena kampung-kampung jadi prioritas, jadi tak pernah kosong,” imbuhnya.

Hal itu dibenarkan Kepala Desa Purasari Anwarudin. Kelangkaan elpiji di pedesaan sangat jarang terjadi. “saya juga heran. Biasanya mudah (dapat tabung). Tapi beberapa hari ini susah,” tuturnya.

Hal senada dikatakan Camat Leuwiliang Chairuka Judhyanto. Ia berharap agar kelangkaan gas elpiji tiga kilogram segera teratasi.

“Banyak warga merupakan golongan ekonomi rendah di Leuwiliang. Sehingga semua rumah tangga di sini menggunakan gas elpiji tiga.

(pojoksatu.id)