Ormas Seragam Loreng Ngamuk di Bogor, Warung dan Kendaraan Dirusak

oleh

Warga Jalan Sukajaya I, RT 03/05 Kelurahan Tajur, Kecamatan Bogor Timur, dini hari tadi sekitar pukul 02.00WIB pada Senin (11/12/2017) didatangi puluhan pria berseragam loreng hijau.

Massa yang diduga anggota salah satu ormas datang membawa samurai, cerulit, bambu dan senjata lainnya. Mereka mengobrak-abrik warung milik warga.

Ketua RT 03 Dadang Sudrajat mengatakan bahwa ormas berlambang kujang datang ke lokasi tengah malam. Para anggota ormas ini langsung membabi buta mengancurkan warung usaha warga sambil mencari ormas Pemuda Pancasila.

“Adalah 60 motor. Satu motor tiga orang. Ada yang bawa samurai, ada yang bawa mambu. Katannya cari Ketua Pemuda Pancasila karena ada anggotannya yang dipukuli,” ujar Dadang kepada Pojokjabar.com.

Dadang yang sedang ronda saat kejadian menambahkan, awalnya masa menghancurkan warung dagangan warga. Melihat itu, dirinya langsung berusaha menenangkan. Namun masa yang banyak tetap merusak warung dan kendaraan yang sedang parkir di dekat warung.

“Saya pikir tentara. Saya bilang kalau mau ke sini jangan ngerusak, warga enggak tau apa-apa, kasihan ini janda yang punya warung sampe nangis pas lihat. Eh saya malah disabet samurai. Untung jaket saya tebal, samurainya patah,” katanya.

Menurut keterangan Dadang, saat pengerusakan terlihat satu anggota kepolisian yang mengawasi. Namun dia tidak berani bertindak. “Saya lihat ada polisi, tapi kalah jumlah makannya diem aja kan. Tapi dia diikuti tuh dari sana,” katanya.

Menurut Dadang, para pelaku mengaku sebagai anggota ormas BBRP. Mereka emosi karena ada salah satu anggotannya dipukuli oleh anggota ormas Pemuda Pancasila di kawasan Pasar Cisarua Kabupaten Bogor.

“Katannya gitu ada yang dipukulin. Saya bilang jangan begini. Sana saja ada Pak Yapto. Saya bilang gitu pada bubar semua,” ungkapnya.

(POJOKJABAR.com)