TUJUH DESA DI PAMIJAHAN RAWAN LONGSOR

oleh

Wilayah Barat Kabupaten Bogor secara geografis masuk dataran tinggi, seperti Kecamatan Pamijahan. Saat cuaca ekstrem, tentunya hal itu akan ber­dampak buruk ketika ada bencana me­landa. Namun keberadaan warga yang tinggal di lereng perbukitan tentu harus bisa mengenal sejak dini, mengingat curah hujan masih tinggi.

Camat Pamijahan Rosidi mengatakan, ada tujuh desa yang rawan longsor dan siaga bencana. Kecamatan Pamijahan merupakan daerah rawan bencana alam, pergeseran tanah dan longsor. Tercacat dari 15 desa di Kecamatan Pamijahan ter­dapat tujuh desa rawan longsor, yaitu Desa Cibunia, Purwabakti, Ciasmara, Ciasihan, Gunungsari, Gunungpicung dan Gunungbunder. “Kami tekankan warga harus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap banjir. Terutama saat hujan lebat dalam waktu lama dan mengungsi ke tempat yang lebih aman,” ujarnya, kemarin.

Rosidi mengungkapkan, seperti salah satu wilayah yang rentan longsor yaitu Desa Purwabakti. Di antaranya Kampung Tanahmerah, Campedak, Pandai, Ci­pamubutan, Cikudamulya, Babakan, Hegarmanah, Cigarehong dan Padajaya. “Kami terus mengimbau masyarakat, khususnya di daerah tebingan dan dae­rah aliran sungai, agar meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaannya,” pungkasnya.

(Metropolitan.id)