Jasad Korban Terseret Arus Air di Kali Cidurian, Nayla Ditemukan di Lebak Banten

oleh

Nayla Ramadani Arifin bocah 9 tahun yang terseret arus air di Kali Cidurian tepatnya, di Kampung Sipak, Desa Sipak Kecamatan Jasinga, akhirnya ditemukan setelah tiga hari dicari oleh Tim SAR gabungan bersama Muspika dan masyarakat. Korban ditemukan telah terbujur kaku setelah tiga hari di Sungai Cidurian di Desa Mayak Kecamatan Curug Bitung Kabupaten Lebak Provinsi Banten.

Sekitar Pukul 10.00 WIB, tubuh Nayla ditemukan oleh tim SAR gabungan dari Muspika Jasinga, Basarnas, Damkar, BPBD, dan masyarakat. Korban ditemukan dalam keadaan mengapung di pinggiran Sungai Cidurian di wilayah Desa Mayak Kecamatan Curug Bitung Kabupaten Lebak Banten.

Komandan Regu dari Unit Pemadam Kebakaran wilayah Leuwiliang Yulius Habrail saat melakukan evakuasi mengatakan, korban ditemukan kira-kira 12 Km, dari titik hanyutnya anak tersebut. Saat melakukan pencarian tidak ada kesulitan, karena semua tim bekerja sama.

“Korban ditemukan di wilayah Kecamatan Curug Bitung Lebak Banten. Awal ditemukanya oleh warga setempat. Setelah itu warga langsung melapor ke tim pencarian,” ujarnya.

Sementara itu Kaplsek Jasinga AKP Budi Santoso mengatakan, sebelumnya korban tenggelam dan hanyut terseret arus di Kali Cidurian Kampung Sipak Desa Sipak Kecamatan Jasinga, pada Sabtu 19 Januari 2018 sekitar pukul 16.30, saat mandi di sungai bersama teman-temannya.

“Kini korban sudah ditemukan selama tiga hari pencaharian oleh tim SAR gabungan bersama Muspika dan masyarakat. Saat ini mayat korban dibawa ke Puskesmas Jasinga dan selanjutnya kami serahkan ke pihak keluarganya untuk disemayamkan di rumah duka,”pungkasnya.

(Metropolitan.id)