Warga Leuwiliang Minta Jam Tayang Truk Diberlakukan

oleh

Banyak warga yang mengeluh akibat banyaknya truk tambang yang melintas di jalur barat, seperti ruas Jalan Cibungbulang dan Leuwiliang. Truk tambang yang mengangkut galian c tersebut didominasi dari wilayah Rumpin dan Cigudeg. Selain melintas di jam sibuk, namun keberadaan truk-truk besar tersebut membuat kemacetan, seperti pasar Leuwiliang dan Dramaga.

Salah seorang tokoh Pemuda Leuwiliang Berta Agustina mengatakan, tronton yang melintas di waktu sibuk, karena selain mengganggu lalu lintas, belum ditambah lagi kemacetan yang sangat luar biasa. Dirinya berharap kepada para pengusaha yang menggunakan mobil besar agar bisa menempatkan waktu dan kondisi wilayah.

“Jangan hanya memikirkan kepentingan dan keuntungan pribadi, seharusnya kepada para pihak yang terkait dimohon agar bertindak tegas terhadap kendaraan besar yang melintas di wilayah Jalan Raya Leuwiliang dan sekitarnya,” ujarnya.

Kepala Bidang Pengawasan Dishub Kabupaten Bogor, Bisma Wisuda, menjelaskan, adanya truk-truk bervolume besar pengangkut tambang yang melintas di jam-jam sibuk di wilayah barat daya Kabupaten Bogor belum ada peraturan tentang jam tayang.

“Selama ini memang belum ada aturan soal jam tayang melintas truk-truk tambang khusus di wilayah barat, namun usulan dari warga sudah ada,” ujarnya di acara Musrenbang Kecamatan Rumpin, kemarin.

Menurut Bisma, untuk membuat jadwal jam tayang nanti pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres Bogor, karena itu harus semua pihak.

“Nanti kita akan bicara dengan Kasat Lantas, dengan adanya truk-truk besar melintas di jam sibuk. Kemaren juga keluhan dari masyarakat sudah saya sampaikan,” ujarnya

(Metropolitan.id)