Bawa Celurit, Polsek Klapanunggal Bogor Amankan Lima Pelajar

oleh

Polsek Klapanunggal berhasil menggagalkan aksi tawuran di Desa Kembang Kuning Kecamatan Klapanunggal. Lima siswa yang sedang berkumpul sekitar pukul 17.00 WIB dibawa ke Mako Polsek Klapanunggal untuk dimintai keterangan.

Mereka mengaku takut pulang karena telah ditunggu oleh sekolah lain yang berasal dari Kota Depok di wilayah perbatasan antara Klapanunggal dan Gunungputri.

Kapolsek Klapanunggal AKP Adhimas Sriyono mengatakan, dari keterangan para siswa yang diamankan mereka belum berani pulang karena takut ditunggu oleh siswa dari Kota Depok. Saat petugas memastikan lokasi yang diinformasikan, para siswa dari Kota Depok itu kabur dengan membuang semua senjata tajamnya.

“Untuk sajam itu merupakan milik siswa sekolah Depok karena saat disambangi oleh anggota mereka kabur dan meninggalkan senjata tajam,” ujarnya kepada Radar Bogor (Pojoksatu.id Group), Jumát (16/02/2018).

Meski tidak didapatkan barang bukti senjata tajam, lanjutnya, para siswa diberikan pembinaan di Mako Polsek Klapanunggal. Sebab khawatir tawuran dilakukan pada lain waktu.

“Senjata yang berhasil diamankan sebanyak 15 buah celurit berukuran cukup besar,” katanya.

Usai dibina, para siswa pun diizinkan pulang dengan dijemput para orang tuanya agar dapat diberikan arahan tambahan oleh keluarga.

Dirinya meminta pihak sekolah lebih proaktif kepada siswanya agar tidak terjadi tawuran. Sebab pihak kepolisian telah melakukan sejumlah antisipasi.

“Langkah yang sudah kita lakukan untuk antisipasi dengan menjaga titik-titik yang dianggap rawan tawuran,” pungkasnya.

(POJOKJABAR.com)