Seorang Maling Nyemplung di Ciliwung

oleh

Seorang jenazah tanpa identitas ditemukan mengambang di Sungai Ciliwung, Kampung Lebakkantin RT 3/5 Kelurahan Sempur Kecamatan Bogor Tengah, kemarin.

Diketahui, pria yang diperkirakan berusia 40 tahunan itu lari dan loncat ke Ciliwung setelah diduga melakukan aksi pencurian di Kampung Sukamulya Kelurahan Sukasari Kecamatan Bogor Timur, Jumat pagi.

Lurah Sempur Rena Da Frina membenarkan penemuan mayat tersebut. Menurutnya, Tim Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) dan SAR gabungan menemukan jasad pria malang tersebut kemarin, sekitar pukul 10:30 WIB. “Ciri badannya tinggi besar, rambut pendek, kulit hitam, memakai jaket kulit dan celana hitam. Korban kemudian dibawa ke RSUD Ciawi,” katanya kepada Metropolitan, kemarin.

Sementara Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD Kota Bogor Achmad Maulana menjelaskan, saat ditemukan, kondisi korban yang diduga pelaku pencuruan ini sudah tidak bernyawa. “Dari keterangan saksi yang menemukan korban, ada pria nyangkut di bebatuan, ternyata orang yang lompat ke sungai dari Sukasari. Saat ditemukan, tak bernyawa dan ada luka sobek di bagian kepala belakang dan dahinya,” ucapnya.

Dari keterangan saksi, sambung Achmad, korban diketahui nyemplung ke sungai Ciliwung karena kepergok mencuri satu unit mobil box L300 warna putih milik Joni Siregar. Pelaku sempat melarikan diri menggunakan sepeda motornya, hingga dikejar-kejar dan sempat menerima bogem mentah dari pemilik mobil. “Kejadiannya sendiri jam 03:30 WIB, kepergok, dipukuli, dikejar-kejar, sampai akhirnya di jembatan Kesatuan, terdesak oleh warga, lalu menceburkan diri ke Ciliwung, terbawa arus, dan ketemu di Sempur sudah tidak bernyawa,” tandasnya.

Sejak menceburkan diri, lanjutnya, tim SAR dan BPDB Kota Bogor melakukan pemantauan visual di sekitar lokasi dan koordinasi dengan wilayah sekitar yang dilalui aliran sungai Ciliwung. “Korban melakukan tindak kejahatan di daerah Sukasari dan diketahui warga sekitar, sehingga melarikan diri lalu menceburkan diri kedalam Sungai Ciliwung. Setelah berjam-jam, akhirnya ditemukan tim dan warga sekitar,” tuntasnya.

(METROPOLITAN)