Usai Dilalui “Truk Pengangkut Material Tambang”, Tembok Pagar SDN Lumpang 01 Parungpanjang Bogor Ambruk

oleh

Kembali truk pengangkut material tambang merugikan masyarakat. Kali ini tembok SDN Lumpang 01 ambruk karena kendaraan bongsor itu melintasi bahu Jalan Raya Lumpang, Desa Lumpang, Kecamatan Parungpanjang, Senin (26/2/18).

Hal ini mengejutkan siswa dan guru. Tak ada korban karena sedang melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Kejadianya pagi saat anak-anak sedang belajar, terdengar suara keras. Dikira ada tabrakan, ternyata tembok pagar sekolah ambruk,” ujar Kepala SDN Lumpang 01, Icih Kurniasih saat ditemui Radar Bogor (Pojoksatu.id Group).

Menurutnya, ambruknya tembok tersebut sudah diprediksi jauh-jauh hari. Mengingat kondisi jalan di depan sekolah rusak. Hal ini membuat sopir truk menggunakan bahu jalan. “Bulan lalu sudah miring karena bahu jalan dilintasi kendaraan dengan muatan berlebih,” terangnya.

Sementara itu, Camat Parungpanjang Edi Mulyana mengatakan, kondisi tembok SDN Lumpang 01 sudah lama. Begitupun dengan konstruksinya yang asal-asalan.

“Letaknya di pinggir jalan. Setiap hari tronton lewat, sehingga getaran akibat tonase muatan truk yang berat menggeser pondasi. Hujan juga menjadi penyebab ambruknya tembok,” ucapnya.

Sekedar diketahui, tembok pagar SDN Lumpang 01 sudah miring sejak 4 Januari lalu. Pihak sekolah sudah beberapa kali mengajukan perbaikan dalam musrenbang. Tapi belum ada realisasi.

(POJOKJABAR.com)