Dilarang Parkir di Seputaran SSA

oleh

Kemacetan yang kerap melanda kawasan di seputaran sistem satu arah (SSA) Kebun Raya Bogor (KRB) nampaknya membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor harus terus memutar otak. Rencananya, Dishub akan memberlakukan larangan parkir di sepanjang jalan seputar Kebun Raya Bogor. Larangan akan diberlakukan mulai Senin (12/3).

Keputusan itu tertuang dalam surat yang dikeluarkan Dishub Kota Bogor dengan Nomor: 551-1/170-lalin. Keputusan didasari Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, tentang lalu lintas dan angkutan jalan serta Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2013, tentang jaringan lalu lintas dan angkutan jalan. “Aturan tersebut sudah kita sosialisasikan, khususnya pada para penyewa atau pemilik bangunan di sepanjang ruas jalan Pajajaran dan kawasan SSA,” kata Kasi Perparkiran di Dishub Kota Bogor, Suratman, kemarin.

Menurutnya, keputusan ini diberlakukan dengan tujuan untuk meningkatkan ketertiban, kelancaran angkutan jalan. Sehingga, kawasan yang tidak ditetapkan sebagai lokasi parkir di badan jalan atau on street parking, meski tidak terpasang rambu parkir, dilarang menjadi tempat parkiri. “Aturan ini kita berlakukan secara seterusnya. Tetapi pemberlakuan hanya dari Senin sampai Kamis. Kalau Jumat sampai Minggu, tidak apa-apa karena masuk hari libur,” ucap dia.

Suparman menuturkan, jika masih ada yang kedapatan memarkirkan kendaraan sembarangan di badan jalan, maka pihaknya akan melakukan tindakan berbentuk penggembokan kendaraan. “Kita akan lakukan operasi mulai tanggal 12 nanti. Sekarang fokus sosialisasi terlebih dahulu,” yakin Suratman.

Dirinya menambahkan, adapun titik lokasi secara rinci yang tidak boleh diparkiri oleh kendaraan. Diantaranya, ruas Jalan Ir H Djuanda mulai dari simpang Mal BTM sampai dengan simpang Denpom. Lalu, ruas Jalan Pajajaran mulai dari Pos Polisi 9A atau simpang Tol BORR sampai dengan simpang Mal Lippo Ekalokasari. “Bagi ruas jalan yang terdapat rambu tanda parkir, masih diperbolehkan. Tetapi kalau bis pariwisata ke KRB atau museum itu hanya boleh droop off penumpang, parkirnya dialihkan ke pool bis wisata Botani Square dan di Jalan Siliwangi setelah Gang Aut,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Bogor Kota, Kompol Bramastyo Priaji menyambut baik rencana tersebut. Bahkan, pihaknya siap memback up Dishub Kota Bogor untuk menindak para pelanggar yang tidak mematuhi aturan. “Nanti setelah penerapan dimulai kita akan melakukan razia gabungan setiap hari, khusus untuk menangani masalah parkir. Kalau masih ada orangnya kita hanya sebatas menilang, kalau kendaraan ditinggal di bahu jalan baru kita lakukan penggembokan,” kata Bram.

(metropolitan.id)