Jalan Laladon-Kreteg Rusak Parah

oleh

Kesedihan bukan hanya dirasakan warga yang tinggal di pelosok desa di Kabupaten Bogor. Hal itu pun dirasakan warga Ciomas yang terus menguras air mata kesedihan lantaran Jalan Laladon-Kreteg sepanjang tiga kilometer rusak parah hingga nyaris mengakibatkan kecelakaan.

Salah seorang pengguna jalan, Meisa Dwi Rahma, mengatakan bahwa ruas Jalan Laladon-Kreteg rusak parah. Karena itu, ia berharap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. “Ya sedih saja, saya tiap hari harus lewat ruas Jalan Laladon-Kreteg yang rusak parah. Apalagi kalau musim hujan, jalan itu tidak terlihat kubangan besar karena tertutup air,” beber warga Desa Ciapus ini.

Terkait hal itu, Kepala Desa Laladon Ujang Atmaja menyampaikan permohonan maaf atas kondisi infrastruktur Jalan Laladon-Kreteg yang rusak berat. Ia mengaku sudah berusaha dan berupaya melalui bupati maupun DPRD Kabupaten Bogor. “Insya Allah jalan tersebut akan dibangun dengan anggaran 2018 dan sudah masuk program yang seharusnya dibangun pada 2017. Namun gagal lelang yang dilaksanakan Pemkab Bogor,” terang Ujang dalam rilisnya, beberapa waktu lalu.

Ia pun meminta warga dan pengguna jalan bersabar, karena ini sudah pasti akan dicor dengan ketebalan 30-35 cm. “Anggaran tidak mungkin turun di Januari. Sekarang lelangnya sudah dimenangkan salah satu kontraktor di Kabupaten Bogor,” singkatnya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan Wilayah Ciomas Asep Suryana mengatakan, ruas Jalan Laladon-Kreteg tahun ini akan direalisasi. “Mudah-mudahan tahun ini kita akan bangun. Tapi kita belum tahu bulannya, yang pasti ruas jalan itu sudah masuk anggaran 2018,” pungkasnya.

(Metropolitan id)