Juni 2019, Tol BORR Tembus sampai Semplak

oleh

Proyek Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) seksi II B telah tersambung. Selanjutnya, PT Marga Sarana Jabar (MSJ) mulai menyiapkan untuk seksi selanjutnya, III A, yang menghubungkan ruas Simpang Yasmin-Semplak sepanjang 4,10 kilometer.

Direktur Utama PT MSJ Hendro Atmodjo mengatakan, pembangunan ruas Tol BORR dibagi lima seksi dengan nilai konstruksi Rp936 miliar dan biaya pembebasan lahan Rp1,75 triliun.

“Untuk seksi II B ini kan mau selesai. Kami lagi mengajukan penlok (penetapan lokasi, red) ke Pemda (Pemerintah Daerah, red) Bogor untuk seksi III A,” ujarnya.

Selain mengajukan penetapan lokasi ke pemda, perusahaan juga mengajukan persetujuan desain konstruksi kepada Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

“Setelah dari (Kementerian) PUPR lalu ke Komisi Amdal Provinsi Jawa Barat. Setelah disetujui semuanya baru mulai dibangun seksi III A,” tuturnya.

Hendro memperkirakan pembangunan Tol BORR seksi III A ini dapat dimulai paling cepat sekitar Juni tahun ini.

Sementara itu, Direktur Teknik dan Operasi PT MSJ Tita Paulina menambahkan, pengerjaan proyek Tol BORR Seksi III A ditargetkan akan rampung selama 12 bulan, meski kondisinya lebih panjang dibandingkan seksi II B. Artinya jika proyek itu dimulai Juni 2018, maka akan selesai pada Juni 2019.

“Jadi segala persoalan seperti yang terjadi di seksi II B sudah diantisipasi untuk pekerjaan pembangunan seksi III A lebih awal koordinasi sebelum pekerjaan dilelang,” katanya.

Tak hanya itu, pihaknya juga siap bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk menata kawasan simpang Yasmin menjadi lebih tertata rapi, baik dari segi infrastruktur lalu lintasnya maupun tamannya. “Harapan kami sama seperti Pemkot Bogor, dapat menyelesaikan sejumlah persoalan yang ada di simpang Yasmin (Jalan Soleh Iskandar-KHR Abdullah bin Nuh, red) dan kami akan kerja sama soal itu,” ucapnya.

Adapun pembagian proyek Tol BORR yang terbagi dalam lima seksi di antaranya seksi I Sentul Selatan-Kedunghalang (3,85 kilometer), beroperasi sejak November 2009; Seksi II A Kedunghalang-Kedungbadak (1,95 kilometer), beroperasi sejak Mei 2014; Seksi II B Kedungbadak-Simpang Yasmin (2,65 kilometer); Seksi III A Simpang Yasmin-Semplak (4,10 kilometer) dan Seksi III B Semplak-Junction Salabenda (1,50 kilometer).

(METROPOLITAN)